rissukarma
15-09-2008, 06:36 AM
Kulihat tadi malam Jupiter sudah jauh diufuk timur meninggalkan pandangan. Rasi Scorpius sudah tidak tampak lagi, tenggelam bersama seluruh konstelasi bintang yang membentuknya, termasuk Antares si perkasa. Ah…, aku harus menunggu sampai tahun depan untuk berjumpa lagi dengan M7, M6 dan DSO lainnya yang menghiasi rasi Scorpius dan Sagittarius. Mereka, bintang-bintang tersebut dengan patuh berjalan mengikuti garis edarnya, berbulan-bulan, berpuluh-puluh tahun, beribu, berjuta dan bermilyar tahun sampai akhirnya meledak menjadi supernova. Sungguh luar biasa ciptaan-Mu ya Allah, sang Khaliq penguasa alam semesta. Sebagai gantinya, tadi malam cahaya bulan yang hampir purnama merajai kelamnya malam, mengalahkan gemerlap bintang di rasi Capricornus. Tidak bosan-bosannya kutatap dan kuabadikan wajah bulan dengan semua detil permukaannya. Waktu subuh tiba, Orion menjadi satu-satunya rasi yang tampak, sedangkan Pleiades bersembunyi di balik gulungan awan tebal. Orion nebula tampak samar-samar dengan mata telanjang, sedangkan Sirius dan Aldebaran menatap tajam. Sayang awan tebal kembali bergulung menutup langit subuh. Dengan berat hati, teleskop kulipat dan kusimpan. Semoga langit malam besok cerah kembali, secerah harapan untuk bisa menatap beberapa ciptaaan-Mu yang indah.
Kenangan manis sewaktu pertama kali kuabadikan rasi Scorpius bersama bulan dan Venus di Bandung bulan Januari yang lalu, yang diambil dengan kamera DSLR biasa tanpa tripod (see attached)
Kenangan manis sewaktu pertama kali kuabadikan rasi Scorpius bersama bulan dan Venus di Bandung bulan Januari yang lalu, yang diambil dengan kamera DSLR biasa tanpa tripod (see attached)