PDA

View Full Version : Kamera yang tepat utk astrophotography



Yimm_lees
13-09-2008, 06:01 PM
Salam kenal,

Para tetua dan guru2 sekalian,tlg dunk inputanx untuk jenis kamera(merk,type dan Harga) yang cocok untuk astrophotography bagi newbie seperti saya??? Terimakasih sebelumx...Bless all:)

scopedude
13-09-2008, 08:02 PM
Kalau baru mau start dari nol, yang terbaik untuk astrophotography saat ini adalah Canon. Kalau tipenya, tergantung budget kita - namun saya bisa pastikan EOS 400D (kalau masih bisa dapat), EOS 450D (noise sedikit lebih namun ada live-view), EOS 40D dan EOS 5D.

Kelebihan Canon adalah, RAW files yang direkam adalah 'true' RAW - sedikit berbeda dengan brand lain yang walau kita save sebagai RAW, tetapi telah melakukan proses noise reduction (sekalipun kita turn off). Proses ini 'menghapus' bintang2 yang redup.

Padahal, noise tidak menjadi masalah pada astrophotography, karena pada long exposure pada deep sky objects, kita selalu melakukan stacking, yang pada prinsipnya mengurangi noise cukup banyak - dan menambahkan dynamic range dan detail pada saat yang sama.

Nah, DSLR bisa juga digunakan untuk solar system imaging, untuk Bulan, matahari - dan surprise - Uranus dan NEptunus. Pada Bulan dan Matahari, exposure tetap single, ISO 200-800, dan speed ideal jangan lebih lambat dari 1/60 (kecuali ada mirror lock-up).

Saya tidak mengecualikan Nikon, karena saya juga pemakai, dan sepanjang pengamatan saya D3, D300 dan D700 sangat mumpuni. Untuk Pentax, harus tipe lama seperti *ist DS (karena masih pakai prism viewfinder, yang baru penta mirror) - dan *ist DS juga merekam true RAW. Untuk Pentax model baru, seperti K20D dan K200D, noise reduction selalu enabled.

Kalau boleh saya simpulkan, best buy adalah EOS 450D. 12MP,Live View, ringan, dan bisa metering manual dengan teleskop untuk fotografi lansekap/nature. Bila berfungsi juga untuk photography normal, jangan melepas IR filter pada sensor. Kalau dedicated, ya di modifikasi aja. Kalau gak salah respons H-Alpha lebih baik (tergantung obyek DSO nya).

Cheers,

Scopedude

iwan tanudjaja
13-09-2008, 10:24 PM
Kalau baru mau start dari nol, yang terbaik untuk astrophotography saat ini adalah Canon. Kalau tipenya, tergantung budget kita - namun saya bisa pastikan EOS 400D (kalau masih bisa dapat), EOS 450D (noise sedikit lebih namun ada live-view), EOS 40D dan EOS 5D.

Kelebihan Canon adalah, RAW files yang direkam adalah 'true' RAW - sedikit berbeda dengan brand lain yang walau kita save sebagai RAW, tetapi telah melakukan proses noise reduction (sekalipun kita turn off). Proses ini 'menghapus' bintang2 yang redup.

Padahal, noise tidak menjadi masalah pada astrophotography, karena pada long exposure pada deep sky objects, kita selalu melakukan stacking, yang pada prinsipnya mengurangi noise cukup banyak - dan menambahkan dynamic range dan detail pada saat yang sama.

Nah, DSLR bisa juga digunakan untuk solar system imaging, untuk Bulan, matahari - dan surprise - Uranus dan NEptunus. Pada Bulan dan Matahari, exposure tetap single, ISO 200-800, dan speed ideal jangan lebih lambat dari 1/60 (kecuali ada mirror lock-up).

Saya tidak mengecualikan Nikon, karena saya juga pemakai, dan sepanjang pengamatan saya D3, D300 dan D700 sangat mumpuni. Untuk Pentax, harus tipe lama seperti *ist DS (karena masih pakai prism viewfinder, yang baru penta mirror) - dan *ist DS juga merekam true RAW. Untuk Pentax model baru, seperti K20D dan K200D, noise reduction selalu enabled.

Kalau boleh saya simpulkan, best buy adalah EOS 450D. 12MP,Live View, ringan, dan bisa metering manual dengan teleskop untuk fotografi lansekap/nature. Bila berfungsi juga untuk photography normal, jangan melepas IR filter pada sensor. Kalau dedicated, ya di modifikasi aja. Kalau gak salah respons H-Alpha lebih baik (tergantung obyek DSO nya).

Cheers,

Scopedude
Dear scopedude

Setelah saya membaca adv mengenai cara pemilihan dslr camera utk foto astronomi, saat ini saya rencana utk membeli nikon antara d80 dan D300. Apakah anda mempunyai pengalaman pribadi utk kedua camera tsb? Apakah worth it utk saya spend more money utk kedepannya jika saya membeli D300, mengingat differentnya cukup banyak antara d80 dan d300.

Terima kasih

scopedude
13-09-2008, 10:38 PM
Saya rasa sangat banyak kelebihan D300 dibanding D80. D300 adalah pengganti D200, dan D80 saat ini digantikan D90.

Sebagai catatan, D90 menggunakan sensor yang sama dengan D300 (CMOS 12MP).

Nah, saya hanya akan sebutkan kelebihan D300 yang tidak dimiliki D80:

1. Sensor 12MP yang noisenya cukup rendah hingga ISO3200
2. Pro level body (lebih berat memang)
3. Live View
4. Mirror Lock up
5. Metering dengan lensa Nikon manual AIS, dan teleskop!
6. Chromatic Abberation reduction (in-camera) yang sangat efektif
7. Layar 960,000 pixel 3"
8. custom menu yang sangat extensive
9. speed lebih tinggi, termasuk processing dan AF.

D90, seperti halnya D80, tidak bisa metering dengan lensa non-CPU (AIS, teleskop, dll) - namun memiliki sensor yang sama dengan D300, Live View, Video recording (HD 720p hingga 4 menit kalau gak salah) - namun lacking banyak feature D300 yang sebenarnya diperlukan pada aplikasi astro.

Bila budget mencukupi, D300 adalah pilihan sangat bagus - bila budget di bawah 10jt, sebaiknya tunggu D90. Setidaknya resolusi dan noise nya jauh lebih baik dari D80.

Regards,

Scopedude

scopedude
13-09-2008, 11:22 PM
Kebetulan ada pengguna D300, Mas Purwanto baru join - bisa tanya sama beliau langsung :D

Dia juga penggemar low-light photography, termasuk astro. Mudah2an yang bersangkutan nimbrung :rolleyes:

pnugroho
14-09-2008, 04:44 AM
Mas Iwan/mas Yim,

seperti yang sudah dipaparkan oleh scopedude,
pilihan kamera untuk astrofoto, DSLR memang yang paling tepat.
mengapa?
karena tingkat noise yang rendah, sensitivitas yang jauh lebih tinggi (bisa lebih dari ISO1600) dan dengan fitur yang dapat digunakan untuk long exposure tertama untuk Deep Sky Object (DSO).
Memang compact camera/prosumer juga bisa, namun dengan harga compact camera/prosumer dan DSLR yang saat ini bedanya makin tipis, sayang sekali bila pilihan bukan pada DSLR.

Untuk kamera, bila digunakan untuk fotografi secara umum, DSLR merkdan tipe apapun OK semua koq... tinggal budgetnya OK atau enggak. :)
Saran saya sih, pilih merk yang secara umum banyak digunakan, sehingga cari asesoris penunjangnya juga gampang, termasuk juga asesoris untuk astrofoto.
Plus, karena yang pake juga banyak, so pasti bisa tanya kanan kiri bila butuh petunjuk.

Saya sendiri menggunakan Nikon D70 & D300. Keduanya OK untuk astrofoto.
D300 ada fitur yang benar2 sangat berguna untuk astrofoto, yaitu interval time shooting.

Tinggal sekarang dilihat juga teleskop yang akan digunakan, bila tidak mendukung, mau sebagus apapun kameranya, hasilnya juga akan jelek.
beberapa yang perlu diperhatikan :
- pastikan bahwa teleskop tersebut dapat digunakan untuk astrofoto
- cari tahu apakah perlu asesoris tambahan bila ingin menyambung DSLR dengan teleskop tsb.
- jenis obyek langit yang ingin difoto sedikit banyak juga akan mempengaruhi pemilihan tipe teleskop.
- jangan membeli teleskop sembarangan (di mall/supermarket), belilah di tempat yang memang resmi menjual peralatan astronomi dan konsultasilah terlebih dulu sebelum membeli

Jadi, bila yang ingin dikejar adalah kualitas foto astro yang sebaik mungkin, tekankan penggunaan budget untuk memperoleh teleskop dengan tipe dan kualitas yang baik. DSLR sih bisa apa aja... suggest scopedude untuk Canon 450D sudah OK buanget tuh...
;)

regards,
pur

Yimm_lees
17-09-2008, 01:42 PM
Terimakasih buat masukan2 dari senior2 sekalian....

Saya punya kamera D70s dan sudah beli ring adapter for nikon untuk penyambung keteleskop saya(celestron omni 120xlt),saya ingin mencoba memotret milky way(karena ditempat saya,milky way sangat terlihat jelas)

1.Yang saya mau tanyain ialah apakah saya perlu mengganti adapternya ato memang adapterx itu tidak cocok dengan kamera saya(karena begitu saya sambungin tuh adapter dan kamera saya diteleskop,pasti sktr 15-30 detik gt,kamera saya terlepas dan adapternya tetap nempel diteleskop.....)
2.Jika saya ingin memotret bintang2,apakah cukup dengan memakai tripod kamera saja ato tetap memakai teleskop???

Sekian pertanyaan saya,mohon pencerahannya Terimakasih....

Salam

Yimm

scopedude
17-09-2008, 01:58 PM
Dear Pak Yimm,

Bila T-ring (ini kan adapter yang dimaksud?) dalam kondisi terpasang bisa terlepas, coba perhatikan, T-Ring itu terdiri dari 2 ring. Antara yang kecil di dalam dengan yang besarnya itu dijepit dengan 3 set screw kecil. Kencangkan ketiganya dulu. Obengnya yang untuk kacamata (kecil). Bisa juga allen-screw (dengan hexagonal key).

Nah, untuk memotret milky way, yang Bapak butuhkan dengan DSLR D70s, adalah lensa wideangle (seperti zoom 18-70, 17-55, 12-24 atau 14-24). Yang penting sudutnya seperti lensa 28-35mm di kamera film (kalau DX sekitar 17-24mm).

Bila belum menggunakan motor drive untuk Omni XLT, bisa dengan tripod biasa, rulenya; 320/focal length. Contoh, lensa 20mm, exposure = 320/20 = 16 detik maksimal.

Set kamera di ISO 1600, 16 detik - dan jepret sebanyak 20-40x. Lalu download Deep Sky Stacker (free).

Jangan lupa ambil "Dark Frame", caranya, habis jepret yang tadi (misalkan 20x), tutup lensa dipasang, lalu jepret lagi 10-20x dengan exposure sama. Gunanya agar si software tahu mana bintik noise dan mana yang bintang. Yang noise akan dihilangkan.

Bila sudah punya motorized mount untuk Omni XLT, pasang kamera dan lensa tadi di mount (pakai dovetail adapter), set polar alignment seakurat mungkin, dan jepret minimal 1 - 4 menit. Ambil 10-20x. Detailnya pasti jauh lebih banyak.

Jangan lupa, stop down lensa minimal 1 stop untuk mencegah vignetting berlebihan dan corner blur (wajar pada semua lensa pada bukaan max) dan chromatic abberation.

Bila vignetting masih ada, ambil "Flat frame". Caranya, setting sama (termasuk lensa), tapi ambil pas siang hari yang terang, dan tutupi lensa depan dengan kain putih, usahakan hasilnya gray terang yang rata. Ambil 10-20x. Ini juga berguna untuk membuang bintik akibat kotoran/debu di sensor.

semuanya dioplos di software DSS.

Demikian saran saya,

Scopedude

pnugroho
17-09-2008, 02:36 PM
sepakat dengan saran dari scopedude,
justru sebaiknya gunakan lensa wide angle bila ingin mengabadikan milky way, tidak perlu dengan teleskop, karena sabuk ini membentang puaaanjangg... kita berada didalamnya.

kalau ada motorized mount, akan lebih sip, agar bisa long ekspose. Tapi jangan kelamaan, karena pada foto D70s akan muncul warna keunguan di pojok kiri atas, karena sensor terpapar panas komponen saat long ekspose.

kalaupun tidak ada motorized mount, tidak masalah, karena bisa mengambil banyak shot, dan kemudian distack di DSS.

http://www.forumastro.net/picture.php?albumid=9&pictureid=26
D300, 28mm lens, ISO800, f/3.2.

Yimm_lees
17-09-2008, 06:21 PM
Thanks banget buat saran2nya...

Matur nuwun....